Rabu, 02 Maret 2011

Alat Bantu Audio Visual Pendidikan Orang Dewasa , tugas mingguan 3


        Alat bantu audio visual adalah merupakan sarana pendukung dari pendidikan orang dewasa, dimana memiliki fungsi atau kegunaan yang sangat penting keberadaannya. Dimana alat bantu audio visual ini digunakan sebagai alat bantu tulis, maupun alat yang dapat digunakan untuk memperjelas kata atau kalimat yang kita terangkan dalam proses belajar mengajar. Namun permasalahan bagaimana jika para peserta didik hanya tertarik belajar dengan menggunakan alat bantu audio visual saja ?
        Dalam hal ini, keberadaan alat audio visual dalam pendidikan orang dewasa, hanya sebagai sarana pendukung dalam proses belajar mengajar, agar dapat membantu peserta didik lebih mudah memahami apa yang sedang diajarkan ataupun dijelaskan.Misalnya pasilitator menjelaskan mengenai suatu kebudayaan reok, hal ini lebih mudah di perjelas dengan langsung menampilkan gambar maupun video dari kebudayaan tersebut. Sehingga para peserta didik yang belum pernah meilhat kebudayaan tersebut sebelumnya dapat lebih mudah memahaminya.
        Nah,untuk menjelaskan permasalahan diatas kita sebagai pasilitator dapat melihat atau merujuk penjelasan pada buku Suprijanto (2007 ) mengenai prinsip penggunaan alat bantu audio visual. Pada penjelasannya mengenai prinisp penggunaan alat bantu audio visual Suprijantio ( 2007 ) pada poin dimana disebutkan bahan seyogyanya hanya disajikan pada waktu yang tepat sehingga tidak terputusnya kelangsungan berpikir ( Suprijanto, 2007 ).Alat bantu sebiknya mengajarkan sesuatu, tidak sekedar menyenangkan sesuatu.Sekedar melihat film mungkiin tidak menyebabkan pelajar belajar banyak. Pelajar sebaiknya sadar untuk apa ia melihat , dan sebaiknya setelah film selesai ditayangkan dilakukan pembahasan (Suprijanto, 2007 ).

        Dari penjelasan diatas dapat kita lihat bahwa penggunaan alat audio visual yang tepat sesuai timing adalah cara untuk menghindari agar para peserta didik tidak hanya tertarik dengan hal tersebut saja namun belajarnya sia –sia.Selain itu pasilitator juga harus dapat megatur kapan dengan menggunakan metode ceramah dengan baik, dan kapan menggunakan alat bantu audio visual juga dengan baik.

Referensi :
  • Suprijanto, H. (2007). Pendidikan Orang Dewasa; dari teori hingga aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar